AS-Iran Sepakat Damai, Bursa Asia Kompak Meroket

AS-Iran Sepakat Damai, Bursa Asia Kompak Meroket

Retno Ayuningrum - detikFinance
Senin, 15 Jun 2026 10:56 WIB
U.S. President Donald Trump speaks in the Oval Office at the White House in Washington, D.C., U.S., June 11, 2026. REUTERS/Daniel Heuer
Presiden AS Donald Trump/Foto: REUTERS/Daniel Heuer
Jakarta -

Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik terpantau kompak melonjak pada perdagangan pagi ini, Senin (15/6). Sentimen positif ini dipicu oleh pengumuman kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mengakhiri perang.

Bursa Jepang, Nikkei 225 terbang hingga 5,5%. Sementara itu, indeks Kospi di Korea Selatan juga melesat 5,7%.

Indeks Taiex, Taiwan juga ikut naik hingga 2,7%, disusul indeks ASX200 di Australia yang menguat sekitar 1,5%. Sementara itu, indeks Hang Seng, Hong Kong sempat menguat 1% di awal sesi, meski bergerak fluktuatif setelahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengumuman ini membawa angin segar ke pasar saham AS. Kontrak berjangka saham AS yang diperdagangkan di luar jam bursa reguler juga ikut meroket.

ADVERTISEMENT

Indeks S&P 500 berjangka naik 1%. Sedangkan Nasdaq Composite yang didominasi saham-saham teknologi raksasa melonjak hingga 1,8%.

Kepala Riset Asia ANZ, Khoon Goh, menilai pelaku pasar sebenarnya sudah merespons sejak akhir pekan lalu saat Presiden AS Donald Trump memberikan kode bahwa kesepakatan sudah dekat. Namun, kepastian resmi hari ini benar-benar menjadi pemicu utama reli saham secara masif.

"Turunnya harga minyak akan memberikan sedikit kelegaan bagi bank-bank sentral di seluruh dunia yang sebelumnya mengkhawatirkan prospek inflasi. Fokus pasar kini beralih ke Bank Sentral AS (The Fed) yang akan memutuskan suku bunga minggu ini," ujarnya, dikutip dari Aljazeera, Senin (15/6/2026).

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata tersebut melalui unggahan di media sosial pada hari Minggu. Ia menyatakan telah mengizinkan pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa biaya dan memerintahkan pencabutan blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dengan segera.

"Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak kembali mengalir!" tulis Trump di Truth Social.

Kemudian, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang pemerintahannya ikut membantu menengahi kesepakatan tersebut, mengatakan bahwa prosesi penandatanganan resmi akan berlangsung di Swiss pada hari Jumat mendatang.

(rea/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads