Bahtera Adimina Cari Bisnis Baru

Bahtera Adimina Cari Bisnis Baru

- detikFinance
Sabtu, 17 Nov 2007 16:01 WIB
Jakarta - PT Bahtera Adimina Samudra Tbk sedang mengkaji kegiatan usaha pada sektor industri baru. Sejak awal 2007 perseroan menghentikan kegiatan operasionalnya di sektor perikanan akibat situasi usaha yang tidak kondusif dengan berbagai aturan baru yang dikeluarkan pemerintah.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan Bahtera Adimina, Panudju Adjie dalam laporannya kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ), yang dikutip detikFinance, Sabtu (17/11/2007).

"Kondisi industri perikanan sampai dengan saat ini masih mengalami berbagai hambatan baik terhadap sektor makro dan mikro, berubahnya kebijakan dari otoritas pemerintah pusat dan daerah menyebabkan kondisi  yang tidak kondusif dan oleh karena itu sejak awal 2007 perseroan menghentikan kegiatan operasionalnya," tuturnya.

Dikatakan Panudju bahwa Pemberhentian kegiatan operasional ini karena terkait terhambatnya perpanjangan Surat Ijin Penangkapan Ikan (SPI) atas 20 unit kapal milik perseroan oleh Departemen Kelautan dan Perikanan.

"Selain itu tingginya harga solar dan distribusi yang sulit menyebabkan biaya operasional menjadi sangat tinggi  serta adanya perubahan kebijakan mengenai larangan bongkar muat di wilayah fishing ground juga menjadi salah satu penyebab," paparnya.

Saat ini sendiri perseroan masih mempunyai  34 unit kapal dengan biaya rata-rata perbulan yang harus dikeluarkan adalah sebesar Rp 3 juta untuk seluruh kapal.

"Saat ini perseroan juga tengah membahas mengenai proses restrukturisasi utang perseroan dengan BNI," jelasnya.

Sementara untuk utang obligasi, dikatakan berdasarkan RUPS tanggal 26 Februari telah diputuskan bahwa pokok obligasi selambatnya dilunasi pada akhir 2007 sebesar 75 persen dari pokok, dan sisanya akan dilunasi pada akhir kuartal I 2008. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads