BEI Buka Opsi Revisi Target IPO Imbas Antrean Sepi

BEI Buka Opsi Revisi Target IPO Imbas Antrean Sepi

Andi Hidayat - detikFinance
Kamis, 09 Jul 2026 16:21 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka opsi untuk merevisi target initial public offering (IPO) tahun ini. BEI menargetkan perusahaan tercatat baru melalui IPO sebanyak 50 sepanjang 2026.

Hingga saat ini, IPO yang tercatat di pasar modal RI baru enam perusahaan. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, mengaku tengah mengkaji opsi untuk merevisi target tersebut.

"Masalah nanti tercapai atau nggak kan akhir tahun, atau kita lagi diskusikan apakah kita akan revisi atau enggak, dan belum ada keputusan," ungkap Saidu di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Saidu mengaku optimistis dengan target IPO yang ditetapkan. Menurutnya, hal tersebut masih memungkinkan dicapai jika pasar modal Indonesia dan geopolitik global bisa segera membaik.

ADVERTISEMENT

"Kalau kita berjuang, kalau kita bisa dapet trust secepat mungkin, kondisi juga membaik, geopolitik, dan segala macemnya support. Rasa-rasanya kita harus melihat ke depan, betul-betul optimis kan, masalah nanti tercapai atau enggak kan akhir tahun." ujar Saidu.

Berdasarkan catatan detikcom hingga 8 Juli 2026, tercatat ada enam perusahaan dari tiga klasifikasi aset yang antre mencatatkan sahamnya di BEI. Ada tiga klasifikasi perusahaan yang akan mencatatkan saham perdananya.

Ketiga klasifikasi ini adalah perusahaan beraset kecil di bawah Rp 50 miliar, beraset skala menengah Rp 50 miliar dan Rp 250 miliar, hingga beraset skala besar di atas Rp 250 miliar.

Simak juga Video 'Danantara Nimbrung di Pertemuan MSCI-OJK':

(ahi/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads