Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani ketika ditemui di Gedung BEJ, Jakarta, (30/11/2007).
"Dalam ASEAN Community 2015 beberapa program mungkin harus dipercepat, untuk yang berhubungan dengan capital market saya tidak ingat semuanya tapi itu sedang dibahas mengenai penyatuannya atau uniformity dari berbagai standar trading kita," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Steping stonenya sudah disepakati kita bangun berdasarkan kesepakatan-kesepkatan yang sudah ditandatangani sebelumnya," jelasnya.
Sementara itu mengenai merger BEJ dan BES menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI) Menkeu mengaku senang.
"Selamat buat Bursa Efek Indonesia dengan kebesaran hati kedua belah pihak akhirnya bisa merger, tentu tidak sekedar ganti nama tapi menggambarkan spirit baru, intgritas yang baru dan prospek yang jauh lebih baik," ujarnya.
Menkeu mengatakan bahwa momentum penggabungan dua bursa ini sangat tepat dalam mencapai tujuan menjadikan bursa di Indonesia lebih baik dan memiliki reputasi yang bagus.
"Ini akan kita jadikan sebagai tempat bagi para perusahaan-perusahaan yang ingin mendapat sumber investasi langsung dari masyarakat dengan melakukan IPO," jelasnya. (dnl/ir)











































