Pasar Modal ASEAN Masih Bahas Penyeragaman Standar

Pasar Modal ASEAN Masih Bahas Penyeragaman Standar

- detikFinance
Jumat, 30 Nov 2007 13:36 WIB
Jakarta - Pemerintah mendukung rencana integrasi pasar modal ASEAN sebagai bagian dari penerapan ASEAN Economic Community (AEC) pada tahun 2015, tapi masih harus dibahas mengenai penyeragaman standar di antara bursa di ASEAN.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani ketika ditemui di Gedung BEJ, Jakarta, (30/11/2007).

"Dalam ASEAN Community 2015 beberapa program mungkin harus dipercepat, untuk yang berhubungan dengan capital market saya tidak ingat semuanya tapi itu sedang dibahas mengenai penyatuannya atau uniformity dari berbagai standar trading kita," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkan Menkeu bahwa saat ini di antara negara-negara ASEAN juga sedang dibahas mengenai peraturan dari kebijakan-kebijakan ataupun regulasi yang ada dalam rencana penyatuan pasar modal yang berhubungan dengan perdagangan saham dan surat berharga.

"Steping stonenya sudah disepakati kita bangun berdasarkan kesepakatan-kesepkatan yang sudah ditandatangani sebelumnya," jelasnya.

Sementara itu mengenai merger BEJ dan BES menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI) Menkeu mengaku senang.

"Selamat buat Bursa Efek Indonesia dengan kebesaran hati kedua belah pihak akhirnya bisa merger, tentu tidak sekedar ganti nama tapi menggambarkan spirit baru, intgritas yang baru dan prospek yang jauh lebih baik," ujarnya.

Menkeu mengatakan bahwa momentum penggabungan dua bursa ini sangat tepat dalam mencapai tujuan menjadikan bursa di Indonesia lebih baik dan memiliki reputasi yang bagus.

"Ini akan kita jadikan sebagai tempat bagi para perusahaan-perusahaan yang ingin mendapat sumber investasi langsung dari masyarakat dengan melakukan IPO," jelasnya. (dnl/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads