Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun harus gigit jari di akhir pekan ini karena harus kehilangan 11 poin.
Pada penutupan perdagangan saham akhir pekan Jumat (30/11/2007), IHSG turun 11,485 poin (0,43%) ke level 2.688,332.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal hampir semua bursa global mengalami kenaikan kecuali indeks Shanghai dan IHSG karena aksi window dressing. Investor lokal rupanya melepas saham-saham unggulan untuk memetik gain.
Indeks LQ-45 turun 2,778 poin (0,47%) ke posisi 591,873 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,112 poin (0,64%) ke level 483,964.
Perdagangan diseluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 59.077 kali, dengan volume 6,528 miliar unit saham, senilai Rp 6,921 triliun. Sebanyak 76 saham naik, 108 saham turun dan 59 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Timah (TINS) turun Rp 850 menjadi Rp 25.000, Astra Internasional (ASII) turun Rp 800 menjadi Rp 25.000, Telkom (TLKM) turun Rp 350 menjadi Rp 10.150, Berlian Laju Tanker (BLTA) turun Rp 325 menjadi Rp 2.150 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 125 menjadi Rp 4.675.
Sedangkan saham-saham yang masih naik harganya di top gainer adalah, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 350 menjadi Rp 16.900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 menjadi Rp 12.100 dan Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 5.650.
(ir/qom)











































