Emiten bus listrik Grup Bakrie, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mencatat penjualan bersih Rp 647 miliar pada semester pertama 2026. Angka tersebut tumbuh sebesar 56% secara yoy yang didukung pertumbuhan bisnis kendaraan listrik komersial.
Sementara itu, segmen manufaktur suku cadang perseroan turut memberikan kontribusi positif terhadap kinerja, didorong oleh berlanjutnya pemulihan industri otomotif nasional sepanjang tahun ini.
Lebih lanjut, perseroan membukukan laba usaha Rp 16 miliar, meningkat 1.890% yoy. Kemudian, laba bersih sebesar Rp 10 miliar atau tumbuh 25% yoy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kinerja positif pada semester I 2026 mencerminkan ketahanan model bisnis VKTR yang didukung oleh pertumbuhan di kedua segmen usaha kami. Selain meningkatnya adopsi kendaraan listrik komersial di Indonesia, pemulihan industri otomotif nasional juga turut mendorong peningkatan permintaan terhadap produk komponen otomotif perseroan," kata Direktur Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk A Ardiansyah Bakrie dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8/2026).
Hingga akhir semester I 2026, total aset tercatat sebesar Rp 1.849 miliar atau meningkat 3% dibandingkan periode yang sama tahun 2025, sementara liabilitas meningkat 6% ytd menjadi Rp 589 miliar dan ekuitas tumbuh 1% ytd menjadi Rp 1.260 miliar.
Sepanjang semester I 2026, VKTR terus memperluas implementasi kendaraan listrik komersial di berbagai segmen. Perseroan telah menyelesaikan pengiriman 30 unit bus listrik 12 meter kepada operator TransJakarta untuk mendukung operasional transportasi publik berbasis listrik di Jakarta.
Dengan tambahan tersebut, secara kumulatif VKTR telah memasok 152 unit bus listrik untuk armada TransJakarta, atau sekitar 30% dari total armada bus listrik TransJakarta yang saat ini beroperasi.
Selain memperkuat kehadiran di sektor transportasi publik, VKTR juga mulai memperluas implementasi kendaraan listrik ke sektor logistik dan operasional korporasi. Pada semester I 2026, perseroan telah menyelesaikan pengiriman kendaraan listrik transporter untuk mendukung kebutuhan armada transportasi antarkota oleh perusahaan logistik di Malang, Jawa Timur, serta pengiriman unit transporter kepada entitas dalam ekosistem Kelompok Usaha Bakrie. Langkah ini merupakan bagian dari strategi VKTR untuk memperluas aplikasi kendaraan listrik komersial di berbagai sektor industri.
Seiring dengan pengembangan bisnis kendaraan listrik komersial, VKTR juga terus memperluas portofolio produknya untuk menjawab kebutuhan berbagai sektor industri. Saat ini, Perseroan memiliki lini produk yang mencakup bus listrik 8 meter dan 12 meter, baik tipe low floor maupun high floor, kendaraan listrik Transporter LOKON, serta berbagai varian truk listrik heavy-duty, termasuk konfigurasi 6x4 Long Wheelbase, 6x4 Short Wheelbase, 4x2 Medium Wheelbase, hingga Tractor Head 6x4 untuk kebutuhan operasional on-road maupun off-road. Portofolio tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di sektor transportasi publik, logistik, pertambangan, hingga kawasan industri.
(acd/acd)









































