Otoritas BEI, Senin (3/12/2007) mengumumkan, efek-efek yang sebelumnya tercatat di BES terdiri dari 26 saham dan 1 waran.
Pedoman tawar menawar perdagangan efek itu akan menggunakan harga penutupan (closing price) tanggal 30 November di BES.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham dari BES yang masuk papan pengembangan BEI dan berstatus aktif adalah PT Duta Kirana Finance Tbk (DKFT), PT Grahamas Citrawisata Tbk (GMCW), PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU), PT Itamaraya Gold Industri Tbk (ITMA), PT First Media Tbk (KBLV), PT Myoh Technology Tbk (MYOH), PT Okansa Capital Tbk (OCAP), PT Okansa Persada Tbk (OKAS), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI), PT Pelita Sejahtera Abadi Tbk (PSAB), PT Pusako Tarinka Tbk (PSKT), PT Danayasa Arthatama Tbk (SCBD), PT Eatertainment International Tbk (SMMT), dan PT Unitex Tbk (UNTX).
Sedangkan saham yang berstatus disuspensi adalah, PT Bank Agroniaga Tbk (AGRO), PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON), PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP), PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JASS), PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (KIAS), PT Courts Indonesia Tbk (MACO), PT Sara Lee Body Care Indonesia Tbk (PROD), PT Singer Indonesia Tbk (SING), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), PT Tunas Alfin A Tbk (TALFA) dan PT Tunas Alfin B Tbk (TALFB).
(ir/qom)











































