Menneg BUMN: Kerusakan Pipa PGN Bukan Kesalahan Manajemen

Menneg BUMN: Kerusakan Pipa PGN Bukan Kesalahan Manajemen

- detikFinance
Sabtu, 08 Des 2007 11:28 WIB
Cipularang, - Kerusakan pipa transmisi bawah laut PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) jalur Grissik-Singapura bukan diakibatkan kesalahan manajemen perseroan.

Hal itu diungkapkan Menneg BUMN Sofyan Djalil, disela-sela acara gerakan bumi hijau berupa penanaman 1.000 pohon di ruas Jalan tol Cipularang KM 92 yang pernah mengalami longsor. Acara digelar oleh Iluni UI, Jasa Marga, Land Rover Club Indonesia, Sabtu (8/12/2007).

Sofyan menjelaskan, penggelembungan pipa atau buckle yang terjadi di pipa bawah laut tersebut merupakan hal yang biasa. "Itu bukan kesalahan manajemen itu aspek teknis," kata Sofyan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sofyan menjelaskan, yang terjadi pada pipa transmisi Grissik-Singapura adalah penggelembungan biasa yang sudah diketahui dan diumumkan oleh manajemen.

"Untuk proyek pipa yang begitu panjang, buckle atau penggelembungan itu biasa saja, dan memang perlu diperbaiki," katanya.

Pada pipa transmisi bawah laut hal seperti itu memang sering terjadi. Sofyan menegaskan sampai sekarang belum ada implikasi teknis dari adanya kerusakan tersebut.

Pipa tersebut masih mengalirkan gas yang cukup ke Singapura. "Yang penting tingkat pressure-nya dipantau," ujarnya.

Menurutnya manajemen saat ini masih menyusun anggaran untuk memperbaiki pipa tersebut dan belum ditentukan kapan perbaikan akan dilakukan.

"Kalau didarat tinggal diklaim saja tapi ini kan dilaut jadi manajemen perlu ambil tindakan lain," ujarnya.

Yang jelas lanjut Sofyan, penggelembungan itu tidak apa-apa asal tidak bocor. "Itu biasa saja karena pemberitaan yang eksesif (berlebihan)," cetusnya.

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads