Dalam situs telecompaper seperti dikutip detikFinance, Selasa (11/12/2007) mengatakan jumlah saham yang dibeli itu senilai US$ 438 juta. Nilai pembelian tersebut berdasarkan total nilai perusahaan XL yang sebesar US$ 2,74 miliar.
Etisalat memastikan akan segera mengisi satu kursi direksi di jajaran manajemen XL. Etisalat membeli saham Rajawali melalui Bella Saphire Ventures Ltd.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Etisalat merupakan salah satu pemain besar di Asia Timur. Dengan membeli XL, Etisalat kini memiliki operasional di 16 negara.
Pasar saham dalam negeri sudah mencium penjualan saham XL ke Etisalat. Terlihat pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Selasa (11/12/2007) saham XL menguat tajam Rp 250 (12,2%) menjadi Rp 2.300 per saham.
(ir/gah)











































