Pada perdagangan Selasa (18/12/2007), saham ITMG dibuka pada Rp 16.000, dari harga penawaran Rp 14.000. Saham ITMG pada sekitar pukul 09.38 waktu JATS kini melejit ke Rp 17.250 atau naik hingga 23,21%.
Sementara saham ASRI dibuka pada Rp 140, dari harga perdana Rp 105. Saham ASRI kini mencapai Rp 177 atau berarti naik hingga Rp 68,57%.
Sedangkan IHSG pada pukul 09.38 waktu JATS tercatat turun hingga 20,134 poin (0,76%) ke level 2.644,784.
PT Indo Tambagraya Megah Tbk akan melepas 225.985.000 lembar saham atau sekitar 20% saham ke publik. Dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan usaha di bidang pertambangan batubara dan pembangkit listrik (70%) dan kebutuhan umum perseroan termasuk untuk pelunasan utang (30%). Per 30 Juni 2007, perseroan masih memiliki kewajiban dengan total US$ 365.558.000.
PT Indo Tambangraya Megah memiliki saham mayoritas di 5 perusahaan tambang Indonesia yaitu Trubaindo Coal Mining, Indominco Mandiri, Kitadin Corporation, Jorong Barutama Greston dan Bharinto Ekatama.
Sementara PT Alam Sutera Realty Tbk melepas 2,997 miliar saham atau setara 17,65% saham perseroan ke publik melalui IPO. Perseroan juga akan menerbitkan waran seri I sebanyak 2,997 miliar sehingga tiap satu saham akan mendapat satu waran.
Seluruh dana dari IPO ini akan digunakan untuk pembangunan mal di lokasi Alam Sutera yang diintegrasikan dengan sebuah Theme Park untuk memenuhi kebutuhan kawasan perbelanjaan dan rekreasi seiring dengan meningkatknya jumlah penduduk di kawasan Alam Sutera, Serpong dan Tangerang.
(qom/ddn)











































