PT Geo Dipa Energi (Persero) mulai menyiapkan opsi skema pendanaan kreatif (creative financing) supaya bisa menopang kebutuhan operasional dan pelebaran bisnisnya. Direktur Utama PT Geo Dipa Energi, Yudistian Yunis, tak ingin skema pendanaannya serupa dengan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), yang memilih melantai di bursa saham melalui Initial Public Offering (IPO). Rencananya, Geo Dipa memilih opsi penerbitan obligasi atau bond.
Yudistian menerangkan, penerbitan obligasi dipilih karena perseroan ingin mendapatkan tambahan modal tanpa harus kehilangan kendali atas manajemen operasional. Melalui penerbitan surat utang, Yudistian bilang, porsi kepemilikan saham perusahaan dipastikan tetap sepenuhnya di tangan pemerintah.
"Salah satu yang kita siapkan adalah bond yang mau kita lepas. Kalau bond itu kan hanya nilai tertentu yang kita mau lepas, dan pengelolaan perusahaan masih di dalam kita. Kalau PGE itu yang dilakukan kan IPO," ujar Yudistian di Media Gathering, Bogor, Jumat (2/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia kemudian membandingkan dampak yang timbul dari langkah PGE yang melepas sebagian sahamnya ke publik. Menurutnya, skema IPO justru memberi celah bagi pihak swasta untuk masuk dan memiliki pengaruh dalam arah kebijakan perusahaan.
"IPO, sehingga hampir 30% saham PGE itu dimiliki private (swasta). Sehingga akhirnya private punya pengaruh di sana. Tapi kalau bond seperti yang sudah terjadi banyak, kayak PLN 'kan terbitkannya bond. Jadi, dia punya kewajiban saja untuk menyertakan kuponnya nanti," jelasnya.
Asal tahu saja, Yudistian bilang langkah ini tidak dilakukan mendadak dan untuk jangka panjang. Rencana pencarian dana segar melalui instrumen obligasi ini sudah secara resmi tercantum ke dalam Rencana Jangka Panjang (RJP) perusahaan untuk 10 tahun ke depan.
Yudistian menyebut, mulai tahun depan Geo Dipa akan mematangkan seluruh persiapan teknis sebelum resmi menawarkan obligasi tersebut ke pasar.
"Nah, mungkin di tahun depan kita lagi menyiapkan kajiannya kapan bond itu, bond-nya kapan dan berapa rencana yang akan kita tawarkan untuk menjadi sumber pendanaan untuk equity tadi," pungkas Yudistian.
(acd/acd)









































