Airlangga soal Pengumuman MSCI: Dia Ngancam-ngancam Dikit

Airlangga soal Pengumuman MSCI: Dia Ngancam-ngancam Dikit

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 19 Okt 2026 17:25 WIB
Airlangga Hartarto
Foto: Ignacio Geordy Oswaldo
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan yang cukup dalam hari ini dan berada di bawah level 5.000. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara soal hal tersebut.

Menurut Airlangga peristiwa ini wajar terjadi karena pasar bergerak karena sentimen. Sentimen besarnya adalah pengumuman MSCI pada hari Jumat lalu yang membuka potensi klasifikasi pasar saham Indonesia berubah jadi Stand Alone Market dari Emerging Market.

"Ya itu namanya ya naik turun tergantung pada isu sentimental," ujar Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya pasar memang merespons sentimen negatif, sehingga secara kumulatif pergerakan IHSG jadi minus dan anjlok ke zona merah.

ADVERTISEMENT

Namun, sejauh ini dia bilang sudah ada kebijakan baru auto rejection bawah yang memproteksi penurunan harga saham. Auto rejection bawah diturunkan dari penurunan 15% menjadi 7%.

"Ya biasa kalau ada sentimen negatif kan biasa turun. Tetapi dengan ada regulasi baru auto rejection 7% kan relatif terjaga dan penutupan tadi 5.000 lebih sedikit," beber Airlangga.

Merespons soal pengumuman MSCI yang akan membuat klasifikasi pasar saham turun ke level Stand Alone Market, Airlangga meminta para investor jangan khawatir. Pengumuman masih dilakukan pada Juni 2027 alias tahun depan, dan bisa saja klasifikasi pasar tidak turun.

Menurutnya, MSCI saat ini bagaikan sedikit-sedikit mengancam saja padahal belum ada keputusan yang diambil soal klasifikasi pasar saham Indonesia.

"Kan masih bulan Juni tahun depan. Biasa dia ngancam-ngancam dikit kan," ujar Airlangga.

Pada penutupan perdagangan hari ini, IHSG sendiri berada pada zona merah di level 4.996,6 atau turun 188 poin, melemah sekitar 3,64% secara harian.

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads