ADB Ungkap Kondisi Pasar Modal RI di Tengah Ancaman Turun Kasta

ADB Ungkap Kondisi Pasar Modal RI di Tengah Ancaman Turun Kasta

Andi Hidayat - detikFinance
Selasa, 20 Okt 2026 15:40 WIB
IHSG anjlok 11,57% ke level 5.185,11 pada Jumat (16/10/2026), di tengah konsultasi publik MSCI terkait rencana reklasifikasi pasar saham Indonesia menjadi Standalone Market.
Foto: Gilang Faturahman/detikfoto
Jakarta -

Asian Development Bank (ADB) buka suara soal kondisi pasar saham di Indonesia. Sebagaimana diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebelumnya tertekan usai pengumuman MSCI terkait reklafisikasi Indonesia dari Emerging Market ke Standalone Market.

Institusi tersebut memandang fundamental makroekonomi Indonesia tetap kuat, didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang solid dan inflasi yang stabil.

"ADB menilai reformasi pasar modal tetap menjadi salah satu fokus utama kemitraan kami dengan Indonesia melalui Financial Market Deepening Program yang baru-baru ini disetujui," ujar ADB dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADB juga mendukung berbagai upaya untuk memperkuat integritas pasar, meningkatkan kepercayaan investor, mendorong transparansi dan likuiditas, memperkuat tata kelola, serta mengembangkan keuangan digital dan keuangan berkelanjutan

ADVERTISEMENT

"Kami menyambut baik agenda reformasi yang terus dijalankan oleh otoritas terkait dan tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan pasar modal Indonesia yang berkelanjutan," ujar ADB.

Tonton juga video "2 Negara Ini Bursa Sahamnya Pernah Terdepak ke Standalone Market"

(acd/acd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads