Aksi window dressing kerap dilakukan investor untuk menutup akhir tahun. Tujuannya untuk mempercantik portofolio sehingga terlihat saham-sahamnya mengalami kenaikan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun kembali kokoh di level 2.700-an. Selain faktor window dressing, kenaikan harga CPO juga membuat saham perkebunan seperti Astra Agro melejit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 naik 5,862 poin (0,99%) ke posisi 599,597 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,212 poin (0,87%) ke level 490,835.
Transaksi saham mencatat frekuensi sebanyak 47.928 kali, dengan volume 3,654 miliar unit saham, senilai Rp 5,214 triliun. Sebanyak 122 saham naik, 65 saham turun dan 70 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 2.000 menjadi Rp 96.400, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 1.400 menjadi Rp 27.650, Timah (TINS) naik Rp 800 menjadi Rp 28.800, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 150 menjadi Rp 4.425 dan Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 6.050.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 150 menjadi Rp 15.400, United Tractors (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 10.900 dan Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 10.000.
(ir/ddn)










































