Mata uang lokal ini kesulitan keluar dari level US$ 9.400-an karena tingginya harga minyak dunia. Namun pergerakan rupiah ini dinilai anomali karena saat ini pasar valas sebenarnya masih tipis dan ada sentimen positif kenaikan harga ekspor komoditas.
Pada perdagangan valas pukul 08.30 WIB, Senin (7/1/2008) rupiah ada di level 9.442 per dolar AS dan bergerak di kisaran 9.440-9.445 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga rupiah ke 9.400-an per dolar AS, pasar belum melihat ada tanda-tanda BI melakukan aksi penyelamatan rupiah. Namun investor menduga BI akan turun tangan jika rupiah tembus hingga 9.450 per dolar AS.
Pasar juga tengah menanti hasil rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Selasa besok (8/1/2008) yang akan menentukan tingkat BI Rate. (ir/ir)











































