Pada perdagangan saham Selasa (15/1/2008), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan mengalami tekanan. Sejumlah saham unggulan yang terbilang mahal bakal dilepas pelaku pasar.
Sementara pada penutupan perdagangan saham Senin kemarin (14/1/2008), IHSG turun 19,891 poin (0,7%) ke posisi 2.810,372.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bhakti Securities
Awal pekan yang buruk bagi indeks dengan mengalami pelemahan sebesar 0,70% menjadi 2.810 pada perdagangan kemarin mengikuti pergerakan bursa regional. Di perdagangan hari ini indeks kami perkirakan masih berpeluang untuk terus melemah terindikasi oleh negatifnya indikator teknikal sejumlah saham-saham unggulan. Indeks berpeluang melemah mencapai level 2.770 dengan batas atas 2.833.
Panin Sekuritas
Sentimen negatif dari bursa regional menyusul kekhawatiran resesi di AS, mendorong IHSG bergerak melemah. Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga melakukan profit taking terhadap beberapa saham unggulan. Secara teknikal, memang IHSG sudah berada dalam area overbought, indikator MACD pun mengindikasikan adanya negative divergence. Hari ini, kami perkirakan IHSG akan bergerak fluktuatif dengan kisaran support-resistance 2.785-2.818.
Optima Securities
Masih belum pulihnya bursa regional akibat Dow yang diperkirakan masih bearish sampai akhir pekan ini membuat investor profit taking. Kenaikan indeks yang sempat menyentuh 2.830 dari sisi tehnikal masih menunjukan pola uptrend, namun faktor eksternal seperti semakin kuatnya ekspektasi pelambatan ekonomi AS menjadi pengerem indeks untuk terus rally. Sektor perkebunan masih menjadi buffer dimana menguat 2,2% ditambah Astra Group dengan adanya corporate action akuisisi perusahaan batubara. Pergerakan hari ini diperkirakan dilevel 2.780-2.840 dengan saham pilihan UNTR, AALI, SGRO, dan UNSP. (ir/ir)











































