Antam Naik Peringkat

Antam Naik Peringkat

- detikFinance
Kamis, 17 Jan 2008 09:27 WIB
Jakarta - Lembaga pemeringkat, Moody's Investors Service menaikkan peringkat PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) menjadi Ba3 dari B1. Sementara PT Moody's Indonesia memberikan peringkat skala nasional Aa3.id untuk Antam. Prospek kedua peringkat tersebut adalah stabil.

"Kenaikan peringkat mempertimbangkan fundamental kredit Antam yang menguat, dipicu oleh terus menguatnya industri logam dasar, termasuk tetap tingginya harga nikel sampai 2008 karena permintaan global yang mendukung dan ketatnya suplai," kata Kathleen Lee, Analis Utama Moody's untuk Antam dalam siaran persnya, Kamis (17/1/2008)

Kenaikan peringkat juga disebabkan oleh kuatnya posisi kas Antam senilai sekitar US$ 460 juta er 30 September 2007.

"Hal ini memberikan keleluasaan yang signifikan untuk melaksanakan beberapa proses akuisisi dan atau proyek hilir yaitu pemrosesan aluminium dan bahkan produksi baja tahan karat. Semua aktivitas tersebut akan memperluas basis pendapatan perusahaan dalam jangka panjang," kata Lee.

Sekalipun demikian, peringkat mempertimbangkan kecilnya skala Antam dan terbatasnya diversifikasi --dimana hampir 90% dari pendapatan bersumber dari produksi nikel--, juga akuisisi yang agresif yang dibiayai dengan hutang dan rencana untuk investasi pada cadangan emas dan proyek-proyeknya pada sektor hilir.

"Peringkat Ba3 lebih jauh juga memasukkan unsur dukungan pemerintah Indonesia pada level medium, terkait 65% kepemilikannya di Antam sesuai methodologi joint default analysis bagi emiten yang berkaitan dengan pemerintah, yang menghasilkan kenaikan peringkat satu notch," kata Lee.

Prospek peringkat ini adalah stabil, mencerminkan perkiraan Moody's akan harga nikel dan feronikel yang moderat. Arus kas dan fleksibilitas keuangan diharapkan tetap mendukung rencana pertumbuhan perusahaan yang agresif jangka pendek.

Tekanan peringkat ke atas dapat terjadi apabila Antam berhasil meningkatkan basis produksinya dalam beberapa tahun kedepan, sambil mempertahankan kinerja keuangan dan likuiditasnya yang kuat.

Namun Moody's akan mempertimbangkan penurunan peringkat apabila terjadi pelemahan pada kualitas kredit Antam yang disebabkan karena fundamental industri menurun dibawah perkiraan Moody's.

Juga bila ada masalah besar tetap timbul setelah perbaikan pabrik FeNi III, atau investasi pada proyek-proyek ekspansi yang melebihi antisipasi seperti proyek Tayan chemical-grade alumina dan pabrik FeNi IV, yang mengakibatkan penurunan proteksi terhadap hutang yang diukur dari EBIT interest coverage dibawah 6x dan CFO (dikurangi dividen)/Adjusted Debt di bawah 20% secara berkelanjutan.

Peringkat juga dapat diturunkan apabila terjadi pelemahan dukungan dari pemerintah. Hal ini biasa diakibatkan oleh penjualan kepemilikan saham pemerintah atau dari tren lebih luas yang membuktikan perubahan strategi pemerintah terhadap Antam.

Sementara perubahan peringkat pemerintah Indonesia tidak akan mempengaruhi peringkat Antam.

(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads