Jika Pasar Saham Terus Bergolak, Deposito Jadi 'Pelarian'

Jika Pasar Saham Terus Bergolak, Deposito Jadi 'Pelarian'

- detikFinance
Jumat, 25 Jan 2008 18:04 WIB
Jakarta - Deposito sebelumnya pernah ditinggalkan karena dianggap tidak memberikan imbal hasil yang menggiurkan. Sebagian investor mulai melirik pasar modal yang dianggap memberi return lebih tinggi.

Tak heran, pasar modal pun tumbuh luar biasa. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di tahun 2007 bahkan mencatat pertumbuhan hingga 52%.

Namun seiring gejolak di pasar modal di awal tahun ini, investor mulai ketar-ketir akan nasib dananya. Untung tinggi, tapi risiko juga tinggi.

Jika pasar modal terus bergerak volatile di tahun 2008 ini, investor diperkirakan akan lari ke reksadana atau kembali melirik deposito sebagai tempat aman berinvestasi.

"Kalau saham terus volatile seperti diperkirakan akan terus terjadi sepanjang 2008, maka mungkin investor saham akan melirik reksadana. Malah mungkin kembali melirik deposito, karena disana lebih defensif," ujar Analis Mega Capital Securities, Felix Sindhunata, saat dihubungi detikFinance, Jumat (25/1/2008).

Felix menjelaskan, pasar saham tahun 2008 ini cukup menantang dan jauh lebih sulit diprediksi.

"Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jadi investor harus melihat lebih realistis, agar jangan terlalu terpengaruh faktor eksternal seperti subprime di AS misalnya," jelas Felix.

Felix memprediksikan obligasi juga akan kurang diminati karena volatilitas saham akan berpengaruh di obligasi.

"Prospeknya justru ada di reksadana. Tahun ini reksadana ditargetkan mampu mencapai Rp 130 trilliun. Kalau mau yang lebih aman lagi, bisa-bisa deposito kembali diminati," ujar Felix.

(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads