"Kami akan meminta persetujuan pemegang saham dulu, rencananya memang tahun ini tapi kami melihat keadaan pasar terlebuh dahulu, kemungkinan besar akan kami lakukan tahun depan," kata Presiden Direktur Bank Resona Perdania Akihiro Miyamoto.
Hal itu diungkapkan Miyamoto dalam jumpa pers perayaan ulang tahun perusahaan ke-50 yang bersamaan dengan perayaan 59 tahun hubungan bisnis Indonesia - Jepang, di kantornya, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (31/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Miyamoto belum mengatakan berapa besar saham yang akan dilepas. Miyamoto mengatakan kebutuhan penambahan modal ini untuk membantu perseroan dalam mengekspansi bisnisnya yaitu pembiayaan ke berbagai sektor industri.
Sementara untuk target pertumbuhan laba bersih tahun 2008 dipatok 4,15 persen menjadi Rp 125,5 miliar yang meningkat dibandingkan perkiraan laba 2007 yang mencapai Rp 120,68 miliar.
"Untuk mencapai target profit itu. Target utama di 2008 adalah menambah jumlah nasabah kami sebanyak 7 persen," ujarnya.
Pertumbuhan laba bersih ini dikatakannya memang moderat dibandingkan pertumbuhan laba bersih tahun 2007 yang sebesar 13,72 persen, dikarenakan situasi pasar keuangan yang belum stabil akibat berbagai gejolak yang terjadi di pasar keuangan global.
Miyamoto mengatakan portofolio pembiayaan berdasarkan nasabah saat ini terdiri dari 47 persen atau Rp 2,19 triliun untuk perusahaan lokal dan 53 persen atau Rp 2,5 triliun untuk perusahaan Jepang. (dnl/ir)











































