Rencananya, BTPN akan melepas 267.960.220 lembar sahamnya, atau setara dengan 28,39% dari total saham.
"Saham yang akan dilepas ke publik adalah seluruh saham milik PT PPA milik pemerintah," ujar Direktur Utama BTPN, Paulus Wiranata, dalam jumpa pers di hotel Ritz Carlton, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Senin (18/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah IPO, kepemilikan saham PT PPA seluruhnya adalah milik publik.
"Seluruh dana hasil IPO akan diberikan kepada departemen keuangan. BTPN tidak menerima hasil dana tersebut. Ini sudah disetujui oleh seluruh pemegang saham," ujar Paulus.
Akuisisi TPG Nusantara
Setelah mencatatkan diri di BEI, BTPN berencana melepas seluruh sisa kepemilikan saham yang tidak dimiliki publik kepada TPG Nusantara, yaitu sebesar 71,61%.
"71,61% saham tersebut adalah yang tadinya dimiliki oleh Bakrie Capital, PT Recapital, PT Danatama Makmur dan Fuad Hasan Manshyur. Rencana akuisisi tersebut telah disetujui oleh Bank Indonesia," ujar Paulus.
Setelah proses akuisisi selesai, komposisi kepemilikan saham di BTPN adalah TPG Nusantara sebesar 71,61% dan publik 28,39%. (dro/qom)











































