Demikian disampaikan oleh Direktur Keuangan PT Bakrie and Brothers Tbk, Yuanita Rohali dalam acara RUPS, di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis (21/2/2008).
"Mereka ini akan menjadi pembeli siaga terhadap odd lots yang kemungkinan timbul selama periode 26 Februari 2008 sampai 3 Maret 2008, pada harga tertinggi dari harga penutupan tertinggi selama 25 hari bursa terakhir," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan adanya proses reverse stock maka saham BNBR akan berubah dari 26.970.278.400 menjadi 13.485.139.200 lembar saham. Nilai nominal saham seri A juga akan berubah dari Rp 2500 per lembar menjadi Rp 5000 per lembar.
Nilai nominal saham B akan naik dari Rp 350 per lembar menjadi Rp 700 per lembar, nilai saham seri C akan naik dari Rp 100 per lembar menjadi Rp 200 per lembar setelah dilakukan reverse stock. Sedangkan jumlah modal disetor tetap yaitu sebesar Rp 5.467.681.440.000. (hen/ir)











































