Rupiah Bisa Terpeleset Profit Taking

Rupiah Bisa Terpeleset Profit Taking

- detikFinance
Senin, 03 Mar 2008 08:05 WIB
Jakarta - Di tengah ambruknya dolar AS terhadap euro dan mata uang Asia lainnya, rupiah sebenarnya bisa mengambil kesempatan menguat.

Namun penguatan rupiah pekan lalu mulai dibayangi aksi ambil untung pada perdagangan awal pekan ini, Senin (3/3/2008).
Pada perdagangan valas Senin (3/3/2008) pukul 08.00 WIB, rupiah melemah di 9.094 per dolar AS dan ditransksikan dikisaran 9.082-9.107 per dolar AS.Kini pelaku pasar valas berharap ada sentimen positif seperti penurunan inflasi yang bisa menjaga rupiah bertahan di teritori positif. Pelaku pasar berharap inflasi menurun. Inflasi Indonesia pada bulan Februari diprediksi turun menjadi sebesar 0,61% dibanding Januari sebesar 1,77%.

Rupiah dinilai masih sulit menembus level 9.000/US$ meski pada penutupan perdagangan valas Jumat pekan lalu (29/2/2008) menguat ke 9.056 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gangguan harga minyak dan komoditas pangan dunia yang terus naik, membuat pelaku pasar harus waspada karena bisa memicu tingginya harga komoditas di dalam negeri.

Pasar juga tengah mengantisipasi penurunan bunga the Fed dan bunga ECB. Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan memangkas suku bunganya pada rapat Kamis pekan ini (6/3/2008) .

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads