Dana tersebut akan digunakan untuk membeli mesin produksi rokok dan kemasan serta membangun pabrik pengolahan tembakau. Demikian siaran pers Bentoel, Rabu (19/3/2008).Presdir Bentoel, Nicolaas B Tirtadinata mengatakan pada tahun 2007 perseroan membukukan laba bersih (unaudited) Rp 241 miliar atau naik 65% dibanding tahun sebelumnya.
Kontribusi terbesar dari peningkatan kinerja ini diperoleh dari meningkatnya pendapatan perseroan menjadi Rp 4,6 triliun atau naik 53% dibanding tahun 2006.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Bentoel Biru (sigaret kretek mesin reguler) juga terus mengalami pertumbuhan secara signifikan. Hingga akhir tahun 2007 total volume penjualan Bentoel berhasil melampaui 15 miliar meningkat 42% dibanding tahun 2006.
(ir/qom)










































