Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Selasa (25/3/2008) rupiah ada di posisi 9.180 per dolar AS. Melejitnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 80 poin lebih tidak serta merta mendorong penguatan rupiah.
Padahal mata uang regional di Asia kebanyakan menguat terhadap dolar AS mengikuti kenaikan pasar sahamnya seperti yen Jepang menguat 0,07%, won Korea menguat 1,95%, dolar Singapura menguat 0,45%, dolar Taiwan menguat 0,3% dan yuan China menguat 0,05%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah tidak menerima semua penawaran yang disampaikan investor dalam lelang obligasi negara ZC0004 karena tingkat imbal hasilnya tidak sesuai.
Dalam lelang, jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp 1,839 triliun dengan yield terendah sebesar 9,5 persen dan yield tertinggi 11,03 persen. Tingkat imbal hasil ini tidak sesuai dengan benchmark obligasi pemerintah.
Padahal pemerintah semula menargetkan perolehan dana Rp 2 triliun dari hasil lelang obligasi tanpa kupon ini. Hasil penerbitan ini rencananya akan digunakan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2008. (ir/qom)











































