"Pendanaan eksternal untuk capex 2008 baru kita peroleh dari penerbitan obligasi senilai Rp 1,65 triliun (setara dengan US$ 180 juta). Sisanya masih dalam melihat kondisi pasar," ujar Presiden Direktur ISAT, Johny Swandi Sjam, dalam jumpa pers di gedung Indosat, Jl Medan Merdeka, Jakarta, Senin (31/3/2008).
Total anggaran capex ISAT di 2008 sekitar US$ 1,2 miliar. Kas internal kira-kira akan digunakan sebesar US$ 800 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum lama ini ISAT telah menerbitkan obligasi dan sukuk dalam mata uang rupiah senilai Rp 1,65 triliun atau setara dengan US$ 180 juta. Sehingga pendanaan eksternal yang masih dibutuhkan ISAT sekitar US$ 220 juta.
Anggaran capex sebesar US$ 1,2 miliar tersebut, rencananya akan digunakan untuk pengembangan wireless termasuk pembangunan BTS (sekitar 85%) dan sisanya untuk maintenance.
"Tahun ini kita akan membangun 3 ribu BTS. Saat ini jumlah BTS kita sekitar 10 ribu BTS. Tahun ini kita menargetkan dapat menambah jumlah pelanggan sebanyak 6 juta pelanggan," tutur Johny.
Pada tahun 2007, total jumlah pelanggan ISAT sebanyak 24,5 juta pelanggan, dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 28%.
Sementara pendapatan ISAT di 2007 sebesar Rp 16,5 triliun dan laba bersih sebesar Rp 2,042 triliun. Tahun 2008 ini ISAT menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 18%. (dro/ir)










































