Indosat Cari Pinjaman US$ 220 Juta

Indosat Cari Pinjaman US$ 220 Juta

- detikFinance
Senin, 31 Mar 2008 15:10 WIB
Jakarta - PT Indosat Tbk (ISAT) masih menjajaki pendanaan eksternal untuk belanja modalnya (capital expenditure/capex) di 2008 sebesar US$ 220 juta.

"Pendanaan eksternal untuk capex 2008 baru kita peroleh dari penerbitan obligasi senilai Rp 1,65 triliun (setara dengan US$ 180 juta). Sisanya masih dalam melihat kondisi pasar," ujar Presiden Direktur ISAT, Johny Swandi Sjam, dalam jumpa pers di gedung Indosat, Jl Medan Merdeka, Jakarta, Senin (31/3/2008).

Total anggaran capex ISAT di 2008 sekitar US$ 1,2 miliar. Kas internal kira-kira akan digunakan sebesar US$ 800 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sisanya sekitar US$ 300-400 juta outsourcing. Bentuknya bisa berupa bond dolarAS, sukuk dolar AS atau pinjaman bank. Namun kita masih melihat kondisi pasar," ulas Johny.

Belum lama ini ISAT telah menerbitkan obligasi dan sukuk dalam mata uang rupiah senilai Rp 1,65 triliun atau setara dengan US$ 180 juta. Sehingga pendanaan eksternal yang masih dibutuhkan ISAT sekitar US$ 220 juta.

Anggaran capex sebesar US$ 1,2 miliar tersebut, rencananya akan digunakan untuk pengembangan wireless termasuk pembangunan BTS (sekitar 85%) dan sisanya untuk maintenance.

"Tahun ini kita akan membangun 3 ribu BTS. Saat ini jumlah BTS kita sekitar 10 ribu BTS. Tahun ini kita menargetkan dapat menambah jumlah pelanggan sebanyak 6 juta pelanggan," tutur Johny.

Pada tahun 2007, total jumlah pelanggan ISAT sebanyak 24,5 juta pelanggan, dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 28%.

Sementara pendapatan ISAT di 2007 sebesar Rp 16,5 triliun dan laba bersih sebesar Rp 2,042 triliun. Tahun 2008 ini ISAT menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 18%. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads