Pada penutupan perdagangan saham Selasa (8/4/2008), IHSG anjlok 37,027 poin (1,62%) ke posisi 2.249,770. IHSG mengikuti pelemahan bursa regional pada Selasa siang ini seperti, Australia turun 0,87%, Hang Seng turun 1,09%, Kosdaq turun 0,35%, Seoul turun 1,06%, Nikkei turun 1,49%, STI Singapura turun 1,72% dan Taiwan turun 0,65%.
Naiknya lagi harga minyak ke level 109 per dolar AS membuat banyak negara harus kembali menghadapi kenaikan inflasi. Kecenderungan inflasi Indonesia yang tinggi membuat pasar yakin BI akan mengakhiri kebijakan tingkat bunga stabil di level 8%. Jika BI Rate naik maka mau tak mau bunga bank juga ikut naik yang dikhawatirkan bisa membuat penyaluran kredit kurang diminati konsumen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 850 menjadi Rp 18.350, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 9.250, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 150 menjadi 5.850, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 175 menjadi Rp 2.800, dan Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 75 menjadi Rp 2.825, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 13.200.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Indo Tambangraya Megah naik Rp 500 menjadi Rp 22.900, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 500 menjadi Rp 23.500 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 200 menjadi Rp 9.500.
(ir/qom)











































