Antam Siap Maju Lelang Herald

Antam Siap Maju Lelang Herald

- detikFinance
Rabu, 16 Apr 2008 08:20 WIB
Antam Siap Maju Lelang Herald
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terus memburu perusahaan tambang Australia, Herald Resources. Perseroan dalam RUPSLB 18 April mendatang akan meminta dukungan pemegang saham dalam menetapkan harga di masa lelang Herald Resources Ltd.

"Agenda utama RUPSLB mendatang adalah meminta persetujuan pemegang saham untuk memberikan keleluasaan direksi untuk menentukan harga sesuai valuasi," ungkap Corporate Secretary ANTM, Bimo Budi Satriyo saat dihubungi detikFinance, Rabu (16/4/2008).

Persetujuan pemegang saham ANTM memberikan wewenang kepada direksi untuk menentukan harga tawaran kepada Herald sangat penting dalam persaingannya dengan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tujuannya agar kita punya keleluasaan dalam menentukan harga, sehingga jika ada perubahan dalam harga yang ditawarkan kepada Herald, kita tidak perlu mengadakan RUPSLB terlebih dahulu," ujar Bimo.

Keleluasaan direksi ANTM dalam menentukan harga sangat penting, mengingat RUPSLB BUMI terkait akuisisi Herald baru akan diadakan pada 30 April 2008.

Logikanya begini, jika ANTM telah menetapkan harga tawaran pada 18 April, sementara BUMI baru menetapkan harga pada 30 April, maka harga tawaran ANTM bisa langsung dimentahkan oleh BUMI.

"Ya, kira-kira begitu," ujar Bimo.

Namun Bimo mengingatkan, bahwa keleluasaan harga yang akan diminta direksi tidak akan melewati batas valuasi yang telah ditentukan oleh tim penilai independen.

"Tentu saja tetap dalam batasan valuasi harga yang ada," kata Bimo.

Valuasi harga penawaran Herald dari pihak ANTM berkisar antara AUD 2,5-3,51. Nilai valuasi ini lebih besar dari nilai valuasi BUMI sebesar AUD 2,62-3,29.

"Namun mengenai keputusannya, kita serahkan pada pemegang saham 18 April nanti," ujar Bimo.

Sementara menurut beberapa rumor yang beredar, pihak BUMI juga akan meminta persetujuan pemegang saham mengenai keleluasaan direksi dalam menetapkan harga pada RUPSLB 30 April nanti.

Namun ketika dikonfirmasi mengenai hal ini beberapa waktu yang lalu, pihak BUMI menyatakan belum dapat memberikan sikap atas penawarannya terhadap Herald.

"Perusahaan seperti BUMI, tidak pernah mempublikasikan strategi penawarannya kepada publik. Jadi saat ini kita belum bisa memberikan sikap atas penawaran kepada Herald," ujar Investor Relations BUMI, Dileep Srivastava beberapa waktu yang lalu.

Di satu sisi, masa penawaran ANTM atas Herald berakhir pada 6 Mei 2008, sedangkan masa penawaran BUMI akan berakhir sehari setelahnya pada 7 Mei 2008.

Sehingga, seandainya pemegang saham ANTM dan BUMI menyetujui agenda RUPSLB tentang keleluasaan menentukan harga, maka pada bulan Mei keduanya akan memasuki masa lelang atas Herald. (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads