"Kontrak ini adalah amandemen kontrak sebelumnya untuk menambah pasokan gas ke PLN menjadi 200 mmscfd," ujar Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup, dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Jumat (2/5/2008).
Dalam kontrak sebelumnya antara PGAS dan PLN adalah untuk menyediakan pasokan gas sebanyak 50 mmscfd selama 5 tahun. Dalam amandemen kontrak tersebut, penyediaan pasokan gas ke PLN ditambah 150 mmscfd selama 3 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gas tambahan tersebut dipatok di harga US$ 5,61/MMbtu. Gas yang akan disalurkan berasal dari Sumatera Selatan dan diangkut melalui Jaringan Pipa Transmisi Gas Bumi Sumatera Selatan-Jawa Barat (SSWJ) dengan titik serah di Muara Bekasi. Gas tersebut akan digunakan untuk keperluan penambahan pembangkit listrik PLN di Muara Tawar.
"Melalui kontrak ini, perseroan menargetkan peningkatan pendapatan sebesar US$ 414 juta per tahun," ujar Heri.
(dro/ddn)











































