Kenaikan BI Rate cukup membuat investor lokal kaget, karena semula BI diperkirakan mempertahankan level 8% dan baru menaikkannya setelah harga BBM naik.
Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (6/5/2008) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 16,159 poin (0,68%) ke posisi 2.371,827.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu juga dengan sektor otomotif, yang dimotori saham Astra, akan terkena dampak kenaikan bunga karena 70% pembelian otomotif melalui kredit.
Indeks LQ-45 turun 4,369 poin (0,85%) ke posisi 510,081 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,582 poin (0,36%) ke level 435,023.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 67.164 kali, dengan volume 2,999 miliar unit saham, senilai Rp 4,471 triliun. Sebanyak 105 saham naik, 102 saham turun dan 62 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 800 menjadi Rp 20.700, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 350 menjadi Rp 6.550, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.900 dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 menjadi Rp 3.025, Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 10 menjadi Rp 510.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 300 menjadi Rp 12.900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 200 menjadi Rp 10.900 dan Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 100 menjadi Rp 3.575.
(ir/qom)











































