Ini karena gelombang penolakan kenaikan harga BBM yang terus bermunculan yang dikhawatirkan akan membuat suasana politik memanas. Pasar menilai kenaikan BBM lebih cepat lebih baik.
Akibat ketidakpastian jadwal kenaikan BBM ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (12/5/2008) turun 10,898 poin (0,46%) menjadi 2.364,129.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan sesi siang mencatat transaksi sebanyak 27.998 kali, dengan volume 1,182 miliar saham, senilai Rp 1,420 triliun. Sebanyak 63 saham naik, 87 saham turun dan 70 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 menjadi Rp 11.300, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 200 menjadi Rp 5.850, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 200 menjadi Rp 5.950, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 150 menjadi Rp 6.300.
Sementara bursa Asia pada siang ini ditutup bervariasi seperti Hang Seng turun 1,52%, Kosdaq naik 0,62%, Seoul turun 1,31%, Nikei naik 0,67%, Shanghai turun 0,55%, STI Singapura naik 0,24% dan Taiwan naik 0,26%.
(ir/ddn)
