Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
Bursa Indonesia pada awal pekan ini berhasil ditutup di area positif setelah pada akhir sesi kedua mendapat 'angin segar' dari masuknya foreign fund ke sektor Telco dan Automotive. Meski indeks pada sesi pertama sempat terkoreksi tajam ke level 2358, namun akhirnya indeks ditutup menguat tipis 2,97 poin (0,12%) di level 2378.
Β
Pelaku pasar nampaknya masih menahan diri untuk masuk ke Bursa, hal ini terlihat dari kembali 'sepinya' perdagangan pada hari ini, dimana Trading value hanya mencapai Rp2,86 triliun dan volume perdagangan hanya sekitar 2,57 miliar lembar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor masih menahan diri untuk masuk ke bursa terkait belum adanya kepastian dari pemerintah mengenai besaran kenaikan harga BBM yang akan dilakukan akhir bulan ini. Kabar terakhir, departemen ESDM telah mengajukan angka kenaikan mencapai sekitar 21%.
Beberapa saham yang menjadi Top Gainer hari ini antara lain ASII yang menguat 250 poin (1,2%) ke level 20400, PGAS naik 300 poin (2,2%) ke level 13650, LTLS melonjak 170 poin (22,6%) ke level 920, INKP menguat 150 poin (11,2%) ke level 1480, KARK menguat 40 poin (17,7%) ke level 265 dan TBLA kembali menguat 50 poin (8,7%) ke level 620.
Sementara beberapa saham yang menjadi Top Loser antara lain INCO yang melemah 100 poin (1,5%) ke level 6350, BBRI turun 100 poin (1,6%) ke level 5950, MIRA melemah 60 poin (3,8%) ke level 1520 dan PTBA terkoreksi 150 poin (1,3%) ke level 11400.
Bursa Indonesia pada perdagangan esok diperkirakan masih akan bergerak sideways dengan rentang terbatas. Hal ini disebabkan karena masih minimnya sentimen dari dalam negeri. Bursa diperkirakan akan memanfaatkan sentimen bursa Amerika dan Asia sebagai katalis pergerakan indeks esok. Beberapa saham pilihan antara lain ASII, BBRI, TLKM dan AALI.
(qom/qom)











































