"Kami sedang menjajaki fasilitas standby loan, khususnya short term loan untuk modal kerja bila diperlukan. Sejauh ini ada sekitar 3 bank, semuanya asing tapi mereka beroperasi di Indonesia," ujar Direktur Keuangan MLBI, Jasper Hamakar, usai RUPST di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (14/5/2008).
Namun Jasper mengatakan bahwa tujuan perseroan hanya untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu membutuhkan fasilitas pinjaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada triwulan I-2008, perseroan membukukan perolehan penjualan bersih sebesar Rp 313,761 miliar, tumbuh 37,4% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 228,334 miliar.
Perolehan laba bersih perseroan di triwulan I-2008 sebesar Rp 45,314 miliar, tumbuh 144,3% dari tahun sebelumnya Rp 18,546 miliar.
Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kenaikan harga jual bir sebesar 10% sampai 11% pada triwulan I-2008 lalu.
"Kenaikan harga jual bir Bintang, Heineken, dan Bintang Zero disebabkan pengaruh kenaikan harga BBM. Namun kami pastikan kenaikan harga ini hanya dilakukan satu kali tahun ini. Tidak akan ada kenaikan harga lagi," ujar Jasper.
(dro/ddn)











































