Gozco Bidik 20 Ribu Hektar Lahan Sawit di Kalimantan

Gozco Bidik 20 Ribu Hektar Lahan Sawit di Kalimantan

- detikFinance
Kamis, 15 Mei 2008 12:25 WIB
Gozco Bidik 20 Ribu Hektar Lahan Sawit di Kalimantan
Jakarta - PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) berencana menambah luas lahannya hingga 20 ribu hektar pada tahun 2008 ini. Sejauh ini lahan yang dibidik perseroan ada di Kalimantan.

"Tahun ini kami berencana mengakuisisi lahan mulai 10-20 ribu hektar. Daerah yang sedang kami jajaki di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah," ujar Presiden Direktur GZCO, Chandra Mindarta Gozali, usai pencatatan perdana saham GZCO di BEI, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta, Kamis (15/5/2008).

Namun ia menyatakan hingga saat ini perseroan belum memutuskan luas lahan yang akan diakuisisi, dengan alasan masih dalam penjajakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dana untuk akuisisi akan menggunakan sekitar 75% dari hasil perolehan IPO yang targetnya sebesar Rp 330 miliar," ujar Chandra.

Terkait dengan rencana akuisisi tersebut, Chandra mengungkapkan bahwa lahan-lahan yang sedang diincar tersebut akan dijadikan anak usaha baru, di luar anak usaha perseroan yang sudah ada saat ini.

Saat ini anak-anak usaha GZCO adalah PT Suryabumi Agrolanggeng, PT Golden Blossom Sumatra, PT Bumi Mas Indo Sawit, PT Cahya Vidi Abadi dan PT Pemdas Agro Citra Buana.

"Jadi sasaran akuisisi yang ada di Kalimantan akan berada langsung di bawah holding, ia akan menjadi anak usaha kami yang baru," ulas Chandra.

Sementara pada triwulan II 2008, perseroan menargetkan perolehan penjualan sebesar Rp 150-180 miliar dengan target perolehan laba bersih sebesar Rp 60 miliar.

"Peningkatan tersebut terutama disebabkan kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang diterima perseroan. Pada tahun 2007 lalu, sekitar Rp 1.000 per kilogram. Pada triwulan II ini kami perkirakan sudah naik menjadi Rp 1.300 per kilogram," ujar Chandra.

Pada tahun 2008, perseroan menargetkan perolehan penjualan bersih sebesar Rp 400 miliar, tumbuh 201,2% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 132,79 miliar. Target perolehan laba bersih di 2008 sebesar Rp 150-160 miliar, tumbuh 520% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 25,8 miliar.

"Faktor lainnya yang mendorong pertumbuhan tersebut adalah peningkatan kapasitas produksi dari 76 ribu ton pada 2007 lalu, menjadi sekitar 145 ribu ton pada tahun 2008 ini," ujar Chandra.

(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads