"Perseroan berencana membangun 2 unit pabrik pengolahan CPO di Kaltim. Mungkin dilakukan antara semester dua tahun ini atau tahun depan," ungkap Direktur AALI, Bambang Palgoenadi, usai RUPST di hotel Gran Melia, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (22/5/2008).
Dua pabrik pengolahan yang akan dibangun tersebut ditargetkan beroperasi pada tahun 2010. Dengan pembangunan pabrik ini, perseroan menargetkan produksi CPO di 2010 sebanyak 1.080.000 ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun 2007 lalu, produksi CPO AALI sebesar 910 ribu ton. Pada tahun 2008 ini perseroan menargetkan produksi sebanyak 990 ribu ton.
Nilai investasi rata-rata pembangunan 1 unit pabrik dengan kapasitas 45 ton Tandan Buah Segar (TBS) per jam sekitar US$ 7-8 juta. Jadi untuk pembangunan dua pabrik tersebut diperkirakan perseroan membutuhkan dana sekitar US$ 14-16 juta.
Selain dua pabrik tersebut, perseroan juga akan menyelesaikan satu pembangunan pabrik pengolahan CPO di Kalimantan Tengah pada akhir semester II-2008 ini.
"Namun untuk pabrik di Kalteng, tidak menambah kapasitas produksi. Karena pabrik tersebut untuk menggantikan pabrik yang telah ada sebelumnya," ujar Bambang.
Saat ini, AALI memiliki 3 unit pabrik di Kalteng, dengan kapasitas produksi sebanyak 225 ton TBS per jam. Sementara di Kaltim, perseroan baru memiliki 1 unit pabrik dengan kapasitas produksi 60 ton TBS per jam.
(dro/ddn)










































