Surya Semesta Gelar Rights Issue

Surya Semesta Gelar Rights Issue

- detikFinance
Senin, 02 Jun 2008 18:13 WIB
Jakarta - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) senilai Rp 153,679 miliar. Dana hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat bidang usaha perusahaan di sektor perhotelan sekaligus, dan memperbaiki kinerja keuangan perseroan.

"Kami akan melepas saham baru sebanyak 227.673.360 senilai Rp153,679 miliar, untuk pengembangan usaha dan penguatan modal perseroan," ujar Wakil Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa Tbk Eddy Purwana Wikanta dalam siaran pers, Senin (2/6/2008).

Perusahaan berkode saham SSIA itu, rencananya akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) I dalam rangka penerbitan Hak Memesan Terlebih Dahulu (HMETD) dengan jumlah 227.673.360 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 500.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap saham ditawarkan sebesar Rp 675 per saham. Kemudian setiap pemegang 25 saham yang tercatat namanya dalam daftar pemegang saham perseroan pada tanggal 9 juli 2008 sampai dengan pukul 16.00 berhak atas enam HMETD untuk membeli enam saham baru yang berasal dari portepel.

"Hasil dari penawaran rights issue tersebut setelah dikurangi dengan biaya emisi akan dipergunakan untuk penambahan setoran modal PT Sitiagung Makmur (SAM) senilai Rp 93 miliar," kata Eddy.

SAM yang bergerak di bidang perhotelan saat ini sedang menyelesaikan pembangunan Banyan Tree Ungasan-Bali yaitu resor yang berlokasi di kawasan desa Ungasan Nusa Dua Bali.

Dari perolehan dana tersebut, sekitar US$ 1,44-3 juta (Rp13 miliar - Rp27,9 miliar) dari hasil rights issue akan digunakan untuk membeli saham PT Suryalaya Anindita Internasional (SAI) yang dimiliki Chord Limited.

Alokasi dana tersebut akan membuat kepemilikan perseroan pada SAI akan menjadi lebih dari 50% dari semula 48,05%.

Sementara sisa hasil rights issue akan digunakan untuk modal kerja perseroan atau penambahan penyertaan saham pada anak perusahaan.

Mengenai kinerja keuangan kuartal I 2008. Perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 326,7% dibanding periode yang sama tahun 2007, dari Rp6,5 miliar menjadi Rp27,7 miliar. (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads