Truba Jajaki Strategic Partner Asing

Truba Jajaki Strategic Partner Asing

- detikFinance
Selasa, 10 Jun 2008 17:09 WIB
Jakarta - PT Truba Manunggal Alam Engineering Tbk (TRUB) sedang menjajaki strategic partnership dengan beberapa perusahaan asing untuk mendanai 3 proyek pembangkit, menyusul tertundanya penerbitan global bond.

"Ada beberapa perusahaan asing yang sedang kami jajaki membentuk strategic partnership untuk mendanai 3 proyek power plant," ungkap Investor Relations TRUB, Gamala V Katoppo dalam perbincangannya dengan detikFinance, Selasa (10/6/2008).

Langkah tersebut diambil oleh perseroan menyusul tertundanya rencana penerbitan obligasi dollar (global bond) senilai US$ 100-200 juta beberapa waktu yang lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Awalnya, penerbitan global bond akan dijadikan salah satu sumber pendanaan 3 proyek pembangkit yang total kebutuhan dananya mencapai US$ 900 juta.

"Dengan tertundanya penerbitan global bond, kami kini memiliki opsi pinjaman bank dan strategic partnership. Namun pinjaman bank juga belum kami peroleh, sehingga strategic partnership juga akan menjadi fokus kami," ulas Gamala.

3 pembangkit yang akan dibangun oleh perseroan terdiri dari dua PLTU dan satu pembangkit berbahan bakar Syngas. Satu PLTU terletak di Sumatera dengan kapasitas 2x150 megawatt (MW). Dua sisanya terletak di Karang Asem, Bali terdiri dari PLTU dengan kapasitas 2x100 MW dan pembangkit Syngas berkapasitas 330 MW.

Dari total kebutuhan dana sebesar US$ 900 juta tersebut, komposisinya 30% sekitar US$ 270 juta dari kas internal dan 70% US$ 630 juta dari pendanaan eksternal.

Gamala mengungkapkan, hingga saat ini perseroan masih kesulitan memperoleh dana tersebut, baik internal maupun eksternal.

"Untuk kas internalnya saja masih belum ada. Dana eksternal pun masih kami cari," ungkap Gamala.

Oleh sebab itulah hingga saat ini proyek 3 pembangkit tersebut belum dapat digarap perseroan. Namun Gamala berharap pendanaan dapat secepatnya diperoleh agar proyek dapat segera dikerjakan.

"Jika strategic partnership dapat segera direalisasikan, kami harapkan proyek dapat dikerjakan tahun ini. Target kami 3 pembangkit ini bisa beroperasi di 2011," ujar Gamala.

(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads