Bernanke dalam pidatonya menyatakan, risiko pelemahan perekonomian AS sudah diminimalisir. Namun risiko tambahan inflasi akan memaksa the Fed lebih hati-hati terutama karena harga minyak mentah dunia masih berkutat didekat rekor tertingginya.
Pernyataan Bernanke itu langsung mengangkat dolar AS. Pada perdagangan di New York, euro diperdagangkan di level 1,5464 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,5642 dolar. Sementara dolar juga menguat atas yen ke posisi 107,38 yen, dibandingkan sebelumnya di 106,30 yen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam wawancaranya kepada Times, seperti dikutip dari AFP, Presiden AS George Walker Bush menyatakan bahwa penguatan dolar AS adalah menjadi perhatian utamanya.
Sementara nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (11/6/2008) dibuka masih stabil di kisaran 9.314 per dolar, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.312 per dolar AS. (qom/qom)











































