Wall Street pada perdagangan kemarin kembali turun tajam. Indeks Dow Jones bahkan sempat terpuruk hingga ke level terendahnya dalam 3 bulan terakhir di bawah 12.000, dipicu oleh kekhawatiran akan terus berlanjutnya pelemahan ekonomi sehingga menyeret pelemahan saham-saham sektor perbankan, otomotif dan transportasi.
Indeks Dow Jones pada perdagangan Rabu (18/6/2008) sempat merosot hingga level 11.993,64 sebelum akhirnya ditutup merosot 131,24 poin (1,08%) ke level 12.029,06 yang merupakan level terendah sejak 17 Juni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anjloknya Wall Street tersebut langsung disambut oleh bursa-bursa regional. Indeks Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo pada perdagangan Kamis (19/6/2008) dibuka langsung merosot 128,11 poin (0,89%) ke level 14.324,71.
Berbagai sentimen negatif dari bursa-bursa utama dunia itu diprediksi akan menekan IHSG kembali ke titik terendahnya. Investor semakin tak nyaman dan memilih untuk keluar sementara waktu.
Meski demikian, potensi untuk rebound masih terbuka peluang. Hal ini bisa terjadi setelah melihat statistik IHSG dalam beberapa hari terakhir, yang selalu bergerak berlawanan arah dengan bursa regional.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Optima Securities:
Indeks melemah 13 poin keposisi 2.364 menunggu sentimen positif dan menuju support kuat di 2.350. Walaupun terus melemah indeks berpotensi rebound dikisaran 2.350-2.380 dengan saham pilihan: PTBA, AALI, UNTR, APEX, dan TBLA
eTrading Securities:
Bursa Indonesia pada perdagangan kemarin, kembali mengalami tekanan profit taking dan membuat indeks ditutup melemah 0,5% di level 2364,5. Meski bursa regional berhasil rebound, namun minimnya sentimen positif dari dalam negeri, membuat indeks bergerak sideways dengan kecenderungan melemah.
Sementara, Bursa US kembali mengalami koreksi terkait kekhawatiran beberapa perusahaan besar seperti FedEx Corp, Ford Motor, General Motors dan CarMax akan adanya penurunan laba di akhir tahun ini akibat tingginya harga minyak dunia yang menekan margin mereka dan mengurangi demand.
Selain itu, rencana Fifth Third Bancorp untuk mengurangi deviden dan rencana penjualan saham baru senilai US$1 miliar untuk meningkatkan modal perusahaan yang menyusut akibat krisis kredit yang lalu. Akibat hal ini, semua bursa regional dibuka melemah sekitar 1,5-2% pada perdagangan hari ini.
Minimnya sentimen dalam negeri akan membuat bursa Indonesia bergerak seiring bursa Regional. Indeks diperkirakan akan kembali terkoreksi pada hari ini dengan koreksi pada interest sensitive stocks dan consumer. Rentang pergerakan bursa akan berada pada kisaran 2325-2390.
(qom/qom)











































