Berikut review IHSG untuk perdagangan Kamis (26/6/2008) oleh eTrading Securities:
Perdagangan hari ini adalah momentum bangkitnya saham-saham sektor banking yang selama sepekan kemarin mengalami tekanan jual setelah kenaikan BI Rate yang dilakukan BI untuk mengendalikan inflasi pasca kenaikan harga BBM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks menguat 9,5 poin (0,4%) kembali ke level support kuat di 2350. Trading value hari ini kembali 'menebal' sekitar Rp 4 triliun dengan volume perdagangan mencapai 2,45 miliar lembar saham. Kenaikan indeks juga didorong sentimen positif dari bursa US yang juga berhasil rebound setelah keputusan The Fed menahan suku bunga di level 2% untuk menahan gejolak inflasi.
Penguatan sektor banking dipimpin oleh BBRI yang berhasil menguat 325 poin (6,7%) ke level 5150, dengan diikuti oleh BDMN (+3,2%), BBCA (+2,1%), BMRI (+0,9%), PNBN (+6,3%) dan BNII (+8,7%).
Beberapa saham blue chip yang sempat terkoreksi juga kembali menguat, seperti ISAT (+3,2%) terkait cum-deviden yang jatuh hari ini, diikuti PTBA (+0,6%), ASII (+0,7%), AALI (+1%) dan INDF (+1%). Saham DPNS berhasil 'mentok' (+35%) karena berencana masuk ke industri batubara.
Sementara Lagging mover hari ini antara lain PGAS (-0,7%), UNTR (-1,6%), BUMI (-1,2%), TLKM (-1,3%) dan UNSP (-3%).Bursa Indonesia esok diperkirakan masih akan melanjutkan penguatannya meski pergerakannya akan lebih terbatas. Sektor banking akan kembali membawa indeks menguat dengan diikuti beberapa blue chip yang telah memasuki oversold area seperti PGAS, UNTR dan TLKM.
Β (qom/ir)










































