Jakarta - Baru sehari mengalami kenaikan yang signifikan di 9.190 per dolar AS, mata uang rupiah lunglai lagi di akhir pekan. Rupiah kembali di level 9.200-an per dolar AS.
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Jumat (27/6/2008) rupiah melemah 20 poin ke posisi 9.210 per dolar AS.
Mata uang rupiah terpental gara-gara tingginya harga minyak dunia yang menyentuh rekor baru US$ 139,64 per barel. Ancaman inflasi yang tinggi semakin di depan mata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara mata uang kawasan justru bisa menjaga jarak terhadap kejatuhan dolar AS. Mata uang dolar Hong Kong menguat 0,03%, yen Jepang menguat 0,52%, won Korea menguat 0,05%, dolar Singapura menguat 0,17% dan bath Thailand menguat 0,18%.  Â
(ir/ddn)