Hal ini dikatakan Jusuf Kalla saat melakukan konferensi pers di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta, Sabtu (28/6/2008).
"Seorang komisaris harus etis kepada pemiliknya. Kalau memberikan saham konkret, silahkan, tapi kalau memberikan maki-makian itu tidak etis," ujar ketua umum Partai Golkar ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu urusan korporasi. Dimanapun, diperusahaan apapun, di negara apapun seorang komisaris itu harus etis," tegasnya.
Menurut Kalla akibat seringnya Rizal Ramli melakukan maki-makian terhadap Semen Gresik, saham BUMN semen ini turun.
"Akibat langsung dari ini, saham yang dulunya 6 ribu kini menjadi 4 ribu," tutur Kalla kesal.
(gun/qom)











































