Review IHSG: Lemah dan Tipis

Review IHSG: Lemah dan Tipis

- detikFinance
Selasa, 08 Jul 2008 17:26 WIB
Review IHSG: Lemah dan Tipis
Jakarta - IHSG kembali melemah signifikan ditengah tipisnya transaksi. Kemunculan emiten baru yakni PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk tak mampu memberi gairah bagi investor.

Berikut review IHSG untuk perdagangan Selasa (8/7/2008) oleh eTrading Securities:

Bursa Indonesia pada perdagangan hari ini kembali sepi dengan total trading value hanya sekitar Rp 3,15 triliun dan volume perdagangan hanya1,97 miliar lembar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Volatilitas perdagangan hari ini cukup tinggi, seiring minimnya sentimen yang membuat indeks bergerak sideways tanpa batasan. Indeks kembali ditutup melemah signifikan sebesar 24,8 poin (1,07%) di level 2278,97.

Sepinya perdagangan juga terlihat dari semakin turunnya rata-rata harian trading value yang pada awal tahun mencapai sekitar Rp 6 triliun, sedangkan sekarang hanya sekitar Rp 4 triliun. Minimnya likuiditas di pasar saham membuat indeks semakin bergerak volatile tanpa arah.

Sektor banking dan automotive berhasil menahan laju pelemahan indeks hari ini dengan dipimpin penguatan pada saham BBCA (+5,7%), BMRI (+1,8%), serta ASII yang naik 0,7% ke level 19500. Diikuti penguatan pada saham-saham second-liner seperti new comers PDES yang berhasil 'mentok' di hari pertamanya dengan menguat 70% ke level 340, diikuti dengan ARTI (+29%), KDSI (+7,4%) dan FPNI (+9%).

Sementara CPO Player kembali mengalami koreksi seiring terkoreksinya harga komoditas dan soft-commodity lainnya. pelemahan dipimpin AALI (-3,4%), LSIP (-4,6%), SGRO (-2,1%) dan UNSP (-4%). Mining player seperti TINS (-2,4%), INCO (-6,2%), ANTM (-2,4%) dan PTBA (-2,5%) juga terkoreksi ditengah minimnya sentimen positif di bursa.

Kondisi seperti sekarang, dimana perdagangan begitu sepi dan hilangnya likuiditas di pasar membuat indeks kehilangan arah dan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah. Investor disarankan untuk mengambil langkah wait and see sampai kembalinya likuiditas dan sentimen kembali masuk ke bursa. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads