"Kami melihat masyarakat disini sudah memiliki kemampuan melakukan investasi di pasar modal. Oleh karena itu, kami meresmikan berdirinya PIPM di Padang," ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah, dalam acara peresmian PIPM Padang di hotel Bumiminang, Padang, Sumatera Barat, Kamis malam (17/7/2008).
Saat ini sudah ada 4 broker saham yang mengoperasikan kantor cabangnya di Padang, yaitu PT Asjaya Indojaya Sekuritas, PT Sarijaya Securities, PT Trimegah Sekuritas Tbk (TRIM) dan PT Valbury Asia Securities.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehubungan dengan itu, Asisten II Gubernur Sumatera Barat, Suryadarma Sabirin mengungkapkan harapan yang senada dengan Erry.
"Keberadaan PIPM kami harapkan dapat mendorong pertumbuhan investasi pasar modal disini. Seiring dengan tumbuhnya investasi, maka akan memberikan kontribusi pada perekonomian dan pembangunan di Sumatera Barat," ujarnya.
Saat ini PIPM telah didirikan di 9 kota di Indonesia. Dalam waktu dekat BEI akan meresmikan 2 PIPM lagi.
"Satu di Yogyakarta dan satu lagi di Cirebon," ungkap Erry.
Selain mendirikan PIPM, BEI juga berencana mendirikan sekolah tinggi pasar modal pada tahun 2009. Tujuannya untuk menghadirkan tenaga-tenaga kerja yang kompeten di bidang pasar modal Indonesia.
"Rencananya tahun depan. Lokasinya belum ditentukan. Tapi kami harapkan dengan adanya sekolah ini, Indonesia akan memiliki sarjana-sarjana yang kompeten di bidang pasar modal," jelas Erry. (dro/ir)










































