Keduanya harus bersaing ketat menuju kursi komisaris utama BEI yang saat ini masih lowong setelah mundurnya Darmin Nasution. Rencananya pengesahan nama komut yang baru akan dimintakan persetujuan pemegang saham BEI pada Agustus mendatang.
"Pak Aris dan I Nyoman akan kita fit and proper test, akan kita aturlah jadwalnya," kata Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany di gedung depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (24/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa dibilang dari sekarang pun sudah dimulai proses tersebut dengan review dokumen yang ada dan penggalian informasi lain," kata Arif.
Untuk sementara I Nyoman Tjager sepertinya mendapat dukungan lebih banyak dari anggota bursa (AB) yang merupakan pemegang saham BEI. Nyoman mendapat dukungan 37 AB dan Aris mendapat dukungan 12 AB. Calon komut BEI harus mengantongi minimal 10 dukungan dari AB.
Nyoman dan Aris bukanlah nama yang asing di lingkungan pasar modal. Nyoman pernah menjabat sebagai Kabiro Perundang-undangan Bapepam dan kemudian staf ahli di kementerian BUMN. Sedangkan Aris pernah menjabat Kabiro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam dan saat ini juga menjabat komisaris utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
(ir/qom)











































