IHSG Penuh Energi Positif

IHSG Penuh Energi Positif

- detikFinance
Kamis, 31 Jul 2008 16:10 WIB
IHSG Penuh Energi Positif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di jalur hijau dengan kenaikan yang signifikan dengan penopang saham batubara dan energi. Laporan keuangan emiten menjadi energi positif di lantai bursa.     

Pada penutupan perdagangan saham Kamis (31/7/2008) IHSG naik tajam 25,824 poin (1,13%) menjadi 2.304,508. Indeks LQ-45 naik 7,102 poin (1,5%) menjadi 481,304 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 7,280 poin (1,91%) menjadi 387,806.

Pelaku pasar mulai berhitung inflasi Juli 2008 yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik pada Jumat besok (1/8/2008). Ada keyakinan inflasi Juli akan menurun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keyakinan pelaku pasar inflasi Juli akan turun karena dampak kenaikan BBM pada 24 Mei 2008 telah mencapai puncaknya pada Juni lalu.

Keluarnya laporan keuangan emiten semester I-2008 yang kebanyakan mencatat kinerja positif bakal turut memacu hijaunya IHSG.

Saham-saham di bursa kawasan pada hari ini bervariasi seperti Hang Seng naik 0,18%, Seoul naik 1,08%, KOSPI naik 1,14%, Nikkei naik 0,07%, Shanghai turun 2,15%, STI Singapura naik 0,35%.   

Perdagangan saham hari ini di Bursa Efek Indonesia mencatat transaksi sebanyak 67.558 kali, dengan volume 2,641 miliar unit saham, senilai Rp 5,028 triliun. Sebanyak 122 saham naik, 91 saham turun dan 62 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 300 menjadi Rp 6.750, Bank Negara Indonesia (BBNI) naik Rp 40 menjadi Rp 1.460, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 250 menjadi Rp 12.200 dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 2.975, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 400 menjadi Rp 13.650, Astra Internasional (ASII) naik Rp 350 menjadi Rp 22.550.      

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 7.700, Indosat (ISAT) turun Rp 100 menjadi Rp 6.500 dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.000 menjadi Rp 6.650. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads