Jumlah saham yang dijual sebanyak 34,78% atau 2 miliar unit saham. Saham yang dilepas itu memiliki nilai nominal Rp 100 dan rencananya akan dicatatkan di Bursa Efek indonesia (BEI) pada 18 September 2008. Perseroan juga akan convertible sukuk mudharabah sebanyak 951.600.000 saham.
Demikian paparan publik perseroan yang berlangsung di Pacific Place SCBD, Jakarta, Senin (11/8/2008). Perseroan menunjuk BNI Securities sebagai penjamin emisi. Rencananya masa penawaran awal atau book building akan digelar 12-26 Agustus 2008 dan pernyataan efektif diharapkan keluar pada 5 September 2008.
Dana yang didapat dari hasil IPO akan digunakan sekitar 59% untuk investasi infrastruktur jaringan telekomunikasi berbasis serat optik dan fasilitas penunjang. Sekitar 32% untuk tambahan modal kerja dan kebutuhan umum lainnya dan 9% untuk pembelian kembali obligasi konversi yang diterbitkan perseroan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kinerja perseroan per 31 Maret 2008 mencatat total pendapatan Rp 9,185 miliar, dan rugi bersih Rp 6,397 miliar serta total aset Rp 321,727 miliar. Sedangkan pada tahun 2007 total pendapatan Rp 12,235 miliar, rugi bersih Rp 14,598 miliar dan total aset Rp 284,777 miliar.
Kegiatan usaha perseroan meliputi antara lain layanan internet (ISP) dan internet telepon (VoIP), layanan solusi bisnis (disaster recovery center), pembangunan jaringan serat optik. (ir/qom)











































