Suku Bunga Tinggi, BEI Revisi Target Penerbitan Obligasi

Suku Bunga Tinggi, BEI Revisi Target Penerbitan Obligasi

- detikFinance
Senin, 11 Agu 2008 14:57 WIB
Suku Bunga Tinggi, BEI Revisi Target Penerbitan Obligasi
Jakarta - Tingginya suku bunga saat ini membuat banyak perusahaan mengurungkan rencana penerbitan obligasinya. Bursa Efek Indonesia (BEI) pun terpaksa menurunkan target penerbitan obligasi.

Dirut BEI, Erry Firmansyah mengatakan sudah ada beberapa emiten yang berencana menerbitkan obligasi namun batal karena melihat tingginya suku bunga.

"Melihat hal tersebut, kami kemungkinan akan merevisi target obligasi tahun ini, cuma angkanya belum tahu masih dihitung lagi," kata Erry dalam jumpa pers 31 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia di gedung BEI, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (11/8/2008).
    
Erry menjelaskan dengan kisaran suku bunga saat ini sebesar 9% maka untuk menerbitkan obligasi perusahaan minimal harus memberikan bunga 14-15%. "Artinya itu sangat tinggi bagi mereka, sehingga banyak emiten yang melihat opsi selain penerbitan obligasi," ujar Erry.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sampai 31 Juli 2008, realisasi penerbitan obligasi sebesar Rp 12,859 triliun dari 21 emiten dengan jumlah 26 obligasi. Terdiri dari 20 obligasi konvensional senilai Rp 11,325 triliun dan 6 sukuk senilai Rp 1,534 triliun.

Pada awal tahun, BEI menargetkan penerbitan obligasi sebanyak 40 emiten. Sedangkan sepanjang tahun 2007 jumlah obligasi yang diterbitkan sebanyak 45 emiten senilai Rp 31,275 triliun.
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads