IHSG Menghujam ke Level Terendah Sepanjang 2008

IHSG Menghujam ke Level Terendah Sepanjang 2008

- detikFinance
Selasa, 12 Agu 2008 16:11 WIB
IHSG Menghujam ke Level Terendah Sepanjang 2008
Jakarta - Pasar saham mengalami posisi penurunan terendah di tahun 2008 menyusul ambruknya harga saham-saham komoditas pasca turunnya harga minyak dunia ke US$ 114 per barel.

Investor dengan cepat melepas saham-saham komoditas karena khawatir turunnya harga minyak akan diikuti melemahnya harga komoditas tambang lainnya seperti batubara, CPO, dan emas.

Pelaku pasar takut masa-masa kejayaan saham komoditas akan segera berakhir sehingga sahamnya terus mengalami tekanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan saham Selasa (12/8/2008) IHSG turun tajam 76,341 poin (3,58%) ke posisi 2.057,579 yang merupakan posisi terendah di 2008. Indeks LQ-45 turun 18,769 poin (4,27%) menjadi 421,165 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 13,752 poin (3,96%) menjadi 333,549.

IHSG mengalami pelemahan karena mengikuti turunnya bursa saham di kawasan seperti Hang Seng turun 1%, Seoul turun 0,25%, KOSPI turun 0,15%, Shanghai turun 0,52%, STI Singapura turun 0,5%, Nikkei turun 0,95%.

Perdagangan saham hari ini di Bursa Efek Indonesia mencatat transaksi sebanyak 53.283 kali, dengan volume 3,645 miliar unit saham, senilai Rp 4,578 triliun. Sebanyak 25 saham naik, 176 saham turun dan 50 saham stagnan.

Saham Bayan Resources (BAYN) yang baru listing hari ini ikut menelan pil pahit akibat buruknya pasar saham.

Saham-saham yang anjlok harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 150 menjadi Rp 5.000, Bayan Resources (BAYN) turun Rp 350 menjadi Rp 5.450, Telkom (TLKM) turun Rp 250 menjadi Rp 7.500, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 625 menjadi Rp 4.175, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 1.500 menjadi Rp 16.100, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 150 menjadi Rp 2.225 dan Timah (TINS) turun Rp 300 menjadi Rp 2.300.

Sedangkan saham-saham yang masih mencatat kenaikan harga adalah Apexindo (APEX) naik Rp 50 menjadi Rp 2.175, Holcim Indonesia (SMCB) naik Rp 30 menjadi Rp 1.130 dan Panin Life (PNLF) naik Rp 10 menjadi Rp 220. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads