BRI-Holcim Boleh Dikoleksi

Rekomendasi Saham

BRI-Holcim Boleh Dikoleksi

- detikFinance
Rabu, 13 Agu 2008 11:44 WIB
BRI-Holcim Boleh Dikoleksi
Jakarta - Kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih fluktuatif. Di tengah gejolak pelemahan saham komoditas yang masuk area oversold, saham BRI dan Holcim bisa jadi pilihan pembelian selektif.

Panin Sekuritas melihat dua pilihan saham untuk transaksi Rabu (13/8/2008) yaitu:
Bank Rakyat Indonesia (BBRI): Salah satu saham besar yang penurunannya relatif tipis dalam perdagangan Selasa kemarin (12/8/2008). Terlihat BBRI dalam 3 hari berturut-turut mengalami penurunan.

Kami perkirakan level 5.700 merupakan minor support bagi BBRI. Terlihat kecenderungan adanya rebound pada level tersebut. Trading pada kisaran 5.700-5.950.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Holcim Indonesia (SMCB): Salah satu saham bluechip yang justru mengalami kenaikan kemarin. Kami perkirakan saham ini masih berpotensi untuk menguat. Secara teknikal, masih ada ruang untuk bergerak naik, meski demikian momentum berada dalam area negatif. Spekulasi beli, kisaran support-
resistance 1.100-1.190.

Sementara kabar saham hari ini adalah:

  • GZCO: tengah menjajaki akuisisi lahan sawit seluas 280.000ha senilai Rp 10 triliun.
  • ITMG, penjualan dan laba bersih S1-08 diperkirakan mencapai USD516juta, naik +51% yoy dan US$ 69,4juta, naik +300% yoy.
  • SMGR: akan mengkaji pinjaman dari BMRI sebesar Rp4T untuk menutupi kebutuhan capex dan investasi US$ 1,6 miliar.
  • BMTR dan FREN: menjual 15,81% saham FREN pada harga Rp143/lembar atau total senilai Rp 457,54 miliar.
  • ANTM: Proyek smelter alumina milik ANTM dan RusAL di Kalimantan Barat akan mendapatkan pasokan listrik dari Tenaga Nasional Berhad dan Serawak Electricity Supply Corp Malaysia.
  • MEDC: menjajaki opsi dividen khusus senilai USD50juta, menyusul divestasi tujuh anak perusahaannya hingga akhir tahun ini.
  • KARK: segera mengakuisisi 70% saham PT Risna Karya Wardhana Mandiri (RKWM), atau setara dengan nilai Rp 1,75 triliun.
  • TRUB: berencana melakukan right issue senilai Rp 3,77 triliun. Dananya akan digunakan untuk masuk ke sektor telekomunikasi dengan mengakuisisi PT Asia Mobile.
  • BMTR: menjual 15,81% kepemilikan sahamnya di FREN.

Disclaimer:
Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil.
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads