Pendaftaran Sekolah Kedinasan Mau Ditutup, IPDN Paling Diserbu

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Sabtu, 20 Jun 2020 20:19 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melantik 744 pamong praja muda IPDN. Pelantikan itu diselenggarakan di Lapangan IPDN, Jatinangor, Jabar, hari ini.
IPDN/Foto: Wisma Putra
Jakarta -

Pendaftaran sekolah kedinasan untuk taruna, praja maupun mahasiswa tahun ajaran 2020/2021 telah dibuka sejak 8 Juni 2020 dan akan ditutup pada 23 Juni 2020 pukul 23.59 WIB. Artinya, hanya tersisa 3 hari lagi untuk melamar ke sekolah kedinasan.

Sekolah kedinasan yang membuka pendaftaran untuk tahun ajaran baru di antaranya Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), Politeknik Statistika STIS, Politeknik Ilmu Permasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Ilmu Imigrasi (Poltekim), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Dari ke-5 sekolah tersebut, IPDN menduduki posisi teratas sebagai sekolah dengan pendaftar terbanyak. Dikutip dari akun Twitter resmi @BKNgoid, Sabtu (20/6/2020), jumlah pendaftar IPDN sudah tembus 38.064 pelamar.

Sedangkan yang sudah membuat akun sebanyak 172.143 orang, yang sudah memilih sekolah sebanyak 128.204 orang, dan yang sudah submit 99.138.

Kembali ke sekolah kedinasan, posisi kedua yang paling banyak dilamar adalah STIS dengan pelamar 19.819 orang, Poltekim 8.366 orang, Poltekip 7.085 orang, dan PTDI-STTD Bekasi 5.703 orang.

Data tersebut merupakan data per Sabtu (20/6) per pukul 19.29 WIB. Adapun pendaftaran dapat dilakukan dengan mengakses portal https://dikdin.bkn.go.id.

Bagi pelamar yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran sekolah kedinasan dapat menghubungi layanan helpdesk daring dari BKN melalui tautan https://helpdesk.bkn.go.id/dikdin/home.

BKN juga menyediakan informasi seputar pendaftaran sekolah kedinasan melalui akses https://helpdesk.bkn.go.id/dikdin/faq. Sedangkan detail persyaratan, prosedur, dokumen, lokasi seleksi, serta informasi penting lainnya terkait pendaftaran dari masing-masing sekolah kedinasan dapat diakses pada tautan https://dikdin.bkn.go.id/informasi.



Simak Video "Wanti-wanti Tito ke Praja IPDN: Kalau Ada Kekerasan, Saya Sikat!"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)